Loading

Aksi damai di depan Polres Tuban terkait dugaan perusakan makam di kawasan Sunan Bonang bukan muncul tanpa sebab. Publik bergerak karena muncul kesan bahwa perkara ini berjalan terlalu lambat, sementara berbagai keterangan, saksi, hingga pengakuan yang beredar di tengah masyarakat dianggap sudah cukup kuat untuk ditindaklanjuti secara serius.
Kegelisahan masyarakat mulai memuncak. Sebab hukum bukan hanya soal proses, tetapi juga soal kepercayaan.
Ketika sebuah kasus mengenai situs yang dihormati masyarakat luas berjalan tanpa kepastian, maka pertanyaan publik adalah sesuatu yang wajar.
Masyarakat tentu memahami asas praduga tak bersalah. Tidak semua orang yang dituduh otomatis bersalah. Namun asas itu juga tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan kejadian menggantung terlalu lama tanpa kejelasan arah. Apalagi jika Saksi telah ada, laporan sudah masuk, dan bahkan pelaku disebut pernah memberikan pernyataan terkait tindakannya.
Jika benar alat bukti memang sudah cukup mengarahkan, maka masyarakat dapat memahami: mengapa penanganannya terkesan lamban? Apa kendalanya? Sudah sampai tahap mana proses hukumnya?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini tidak bisa terus dijawab dengan diam. Justru keterbukaan aparat sangat dibutuhkan agar situasi tidak berkembang liar di media sosial.
Sebab ketika ruang informasi kosong, maka spekulasi akan tumbuh. Dan ketika masyarakat mulai kehilangan kepercayaan, itu jauh lebih berbahaya daripada kritik itu sendiri.
Aksi damai yang dilakukan masyarakat seharusnya dibaca sebagai alarm sosial, bukan ancaman. Mereka datang bukan membawa kerusuhan, melainkan membawa tuntutan agar hukum benar-benar bekerja secara adil dan transparan. Itu hak warga negara.
Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa situs para wali bukan sekadar objek fisik biasa. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, budaya, spiritual, bahkan identitas masyarakat. Maka wajar bila masyarakat bereaksi keras ketika ada dugaan perusakan terhadap tempat yang dimuliakan turun-temurun.
Kini masyarakat menunggu bukan sekadar janji, tetapi langkah nyata. Karena semakin lama masalah ini terhenti, semakin besar pula pertanyaan yang akan muncul di tengah masyarakat.
Dalam urusan kepercayaan publik, diam terlalu lama sering kali justru memperkeruh keadaan.
tuban, sunanbonang, demodamai, penegakan hukum, situs wali, opinipublik, nusapicturesindonesia
Foto: Tangkapan layar